Bidik Investigasi Nasional.Com
Kubu Raya - Kalbar
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali menjadi sorotan publik. Setelah videonya yang viral berisi ancaman pelaporan terhadap oknum wartawan dan LSM yang melakukan intimidasi terhadap pemerintah desa, kini muncul kasus baru yang menguji komitmen beliau dalam memberantas pungli. Pernyataan Sujiwo yang tegas, yang awalnya disambut dengan beragam reaksi, kini bagaikan tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sendiri.
Terungkap, di tengah kehebohan pernyataan tersebut, ditemukan bukti pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Sungai Ambawang Kuala, Asmadi. Sebuah surat edaran yang beredar luas, tertanggal 5 Maret 2025, meminta partisipasi bantuan lebaran berupa 2.000 krat air kaleng dari para pengusaha di desa tersebut. Surat tersebut, yang ditujukan untuk merayakan Idulfitri 1446 H/2025 M, mengatakan bahwa Desa Ambawang Kuala memiliki 4.000 kepala keluarga yang membutuhkan bantuan.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah janji Bupati Sujiwo untuk memberantas pungli di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya hanyalah isapan jempol? Publik menantikan aksi nyata beliau. Sujiwo sebelumnya telah dengan lantang menyatakan perang terhadap pungli, mengancam akan melaporkan oknum yang melakukan intimidasi dan meminta uang kepada pemerintah desa. Ia juga menyerukan transparansi dan akuntabilitas bagi seluruh kepala desa.
Kini, bola panas ada di tangan Bupati Sujiwo. Apakah beliau akan berani menindak tegas oknum Kades yang terbukti melakukan pungli, atau kasus ini akan menambah daftar panjang janji yang tak ditepati? Kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintahan Kubu Raya dalam memberantas pungli kini tengah diuji. Publik menunggu langkah konkrit Bupati Sujiwo untuk membuktikan keseriusannya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik koruptif. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih dan berintegritas adalah aset berharga yang tak boleh diabaikan.
Di tempat yang berbeda syafriudin selaku ketua DPW Bain Ham RI Kalbar , juga menyampaikan apa yang di sampaikan bupati kubu raya lewat video tiktok nya, harus di pertanggung jawab kan , dan menindak tegas oknum desa yang melakukan. Pungli, jangan hanya sekedar omongan saja untuk menjadi populer tegas nya
Menurut syafriudin wartawan dan LSM selama ini adalah mitra pemerintah, dan mata nya pemerintah yang memberikan informasi - informasi ke masyarakat, kalau wartawan dan LSM menjadi musuh pemerintah mau jadi apa negara kita, dengan peryataan Sujiwo selaku Bupati kubu raya telah membuat luka yang dalam buat wartawan dan LSM.pungkasnya ( Rls/Syf/Roy )
0 Komentar